Senangnya Di Pesantren
Ada seorang remaja yang tinggal di rumah yang sangat Mewah bernama Amanda, la Juga dikenal sebagai orang yang sangat bandel, la selalu bermain dengan lawan Jenis, pulang tengah malam, dan balap liar la Juga sering membantah kedua orang tuannya, karena sang orang tua selalu sibuk dengan pekerjaannya sampai amanda pun tidak merasakan kehangatan di rumahnya lagi,la lebih senang bermain dengan teman-temannya agar pikirannya hilang Jika bertemu temannya Itu.
Amanda: makasih ya kalian udah buat gua senang setiap harinya tidak kepikiran apa yang ga harus gua pikirin
Friend:lya sama-sama Manda, kita seneng ko bisa bikin hari lo ga sedih lagi kaya kemaren
Amanda:ayo kita mengelilingi kota jogja gua bosen
Friend:gasss
Setelah amanda selesai mengelilingi jogja la langsung pulang ke rumah untuk beristirahat.Tak disangka keduaa orang tuannya sudah menunggu di depan pintu dan amanda langsung menyalami kedua orang tuannya dan langsung masuk ke kamar.
Ayah: bu, gimana kalau kita masukin amanda ke pesantren, agar la tidak berkeliaran ga Jelas dan amanda bisa mengetahui ilmu agama lebih dalam
Ibu: iya pak boleh, Itu hal yang bagus untuk amanda
Ayah: baik, nanti kita bicarakan dengan amanda ya bu
Ibu: Iya pak
Setelah selesai obrolan ayah dan ibu,sang ibu memanggil putri kesayangannya Itu agar berkumpul di ruang tamu, saat amanda telah tiba di ruang tamu la segera duduk di samping Ibunya ayah pun langsung memberitahukan kepada anaknya perihal amanda yang ingin dimasukkan ke pesantren.
Ayah: nak kamu lusa berangkat ke pesantren ya?
Amanda: kenapa aku harus ke pesantren yah, aku gamau!
Ayah: Itu buat kebaikan kamu sendiri nak
Amanda: pokoknya aku gamau yah, gausah paksa aku masuk Pesantren !
Ibu: kamu turutin kata ayahmu nak, walaupun kamu gamau ayah kamu akan tetap Memasukkan ke Pesantren ini juga bentuk ayah sayang sama kamu nak, agar kamu jadi lebih baik
Amanda:iya juga si bu, baiklah amanda mau masuk pesantren
Ibu dan ayah: Alhamdulillah nak kamu mau masuk pesantren
Keesokan harinya amanda mengajak teman-temannya untuk bertemu karena la akan masuk ke pesantren, dan tidak akan bertemu setiap harinya mereka pun berbincang sampai tidak sadar sudah malam. Yang artinya amanda harus pulang karena sudah ditelpon dengan sang Ibu, la pun berpamitan dengan teman temannya dan berpelukan untuk terakhir kalinya.
Hari pun tiba, dimana amanda akan masuk pesantren, la merapihkan pakaian yang harus la bawa tidak lupa la Juga membawa perlengkapan mandi, dan buku. Setelah itu amanda pergi ke supermarket untuk membeli makanan, karena ia lupa membeli yang tadi sudah di list. Amanda pun mengambil secukupnya makanan untuk di pesantren, ketika sudah selesai berbelanja amanda bergegas ke kasır untuk membayar, dan amanda langsung kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanannya ke pesantren.
Amanda pun sudah tiba di pesantren dan la disambut dengan ustadzah, Amanda pun menyalami ustadzah tersebut. Ibu amanda yang sedang membayar administrasi,setelah selesai ia Menghampiri putrinya dan mengantarkan amanda sampai kamarnya. Setelah Itu ayah dan Ibu berpamitan untuk pulang karena wautu sudah habis, amanda pun menyium kedua tangan orang tuannya dan menangis di pelukan ibunya. Ibu amanda pun terharu dan menangis melihat anaknya yang akan la tinggal.
Semenjak kepegian ibu dan ayah, amanda duduk didepan lemarinya la manangis tersendu-sendu. Adamseorang wanita yang menghampirinya dan menghiburnya agar tidak menangis lagi. Pengurus. Pengurus itu pun mengajak amanda untuk merapihkan barang barangnya.
Beberapa bulan pun berlalu, amanda di pesantren sangat senang karena memiliki teman yang banyak, kegiatan yang seru dan masih banyak lagi. Amanda juga sekarang udah menjadi lebih baik dari sebelumnya, yang tadinya tidak menggunakan kerudung, sekarang la sudah beristiqomah untuk memakai kerudung. Ayah dan Ibu amanda Juga sangat senang melihat amanda yang sudah menjadi lebih baik ketika di pesantren.
Walaupun amanda masuk pesantren karena terpaksa, tetapi amanda mencoba untuk ikhlas menjadi santri agar la bisa membanggakan kedua orang tuannya. Sejak di Pesantren amanda tidak pernah mengeluh dengan semua kegiatan yang ada di pesantren, la selalu mematuhi peraturan dan belajar dengan giat.
Ketika Amanda Perpulangan, la bertemu dengan teman-temannya setelah sekian lama la menunggu hari tersebut. Amanda langsung memeluk temannya dengan erat dan Mereka pun menghabiskan waktu untuk Mengobrol bersama sebelum Amanda kembali ke pesantren. Amanda mengajak kepada teman-temanya agar mereka mondok bersama-sama,akhirnya merekapun menyetujuinnya. Amanda pun sangat senang atas Jawaban temannya ihu, karena mereka mau mondok bersamannya, agar temannya pun tidak bermain sampai tengah malam lagi.
Amanda dan teman-temannya pun telah bersiap-siap untuk berangkat ke pesantren, mereka berangkat bersama. Setelah sampai, amanda mengantar temannya untuk mengelilingi pesantren agar temannya tahu daerah pesantren.
Harı demi hari mereka melalui kehidupan di pesantren dengan senang. Di Pesantren Mereka dipersatukan kembali untuk berkumpul bersama, mereka selalu kemana-mana bersama.Sampai hari kelulusan tiba.
~ROSILAH